Wang hantaran - lagi kurang lagi bagus
Mas kahwin
Abdullah Ibnu Mas'ud r.a. berkata: Rasulullah Saw. bersabda pada kami: "Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.
Anas Ibnu Malik r.a. berkata: Rasulullah Saw. memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang. Beliau bersabda: "Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat
Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi Saw. bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia
Daripada Aisyah, Rasulullah s.a.w bersabda bermaksud: ‘Sesungguhnya nikah yang paling besar keberkatannya ialah yang paling murah (rendah) maharnya.’” (Hadis riwayat Al-Baihaqiy)
"Wanita-wanita yang keji diperuntukkan untuk lelaki yang keji. Dan lelaki yang keji diperuntukkan untuk wanita yang keji pula, dan wanita yang baik diperuntukkan bagi lelaki yang baik, dan lelaki yang baik diperuntukkan bagi waita yang baik pula." (An Nur: 26)
Dari Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam setelah memuji Allah dan menyanjung-Nya bersabda: “Tetapi aku sholat, tidur, berpuasa, berbuka, dan mengawini perempuan. Barangsiapa membenci sunnahku, ia tidak termasuk ummatku.” Muttafaq Alaihi
www.flickr.com
|